A21_Muhammad Abyan Almas_Tugas Mandiri 11B

Jawaban Pertanyaan Pemantik

1. Relevansi Sosial

Pertanyaan: Isu sosial/lingkungan apa yang paling mendesak namun belum mendapatkan perhatian akademis yang memadai?

  • Jawaban: Isu yang seringkali mendesak namun minim kajian mendalam biasanya berkaitan dengan perubahan perilaku pasca-fenomena besar (seperti adaptasi digital pasca-pandemi di level mikro/lokal) atau masalah lingkungan spesifik daerah. Contohnya: pengelolaan sampah di pasar tradisional tertentu atau dampak psikososial pembangunan infrastruktur baru terhadap komunitas lokal. Kuncinya adalah mencari "celah" antara apa yang terlihat di berita dengan apa yang belum diteliti secara ilmiah.

2. Jembatan Teori & Realitas

Pertanyaan: Konsep atau teori apa yang relevan sebagai "kacamata" untuk menganalisis persoalan nyata?

  • Jawaban: Pemilihan teori bergantung pada fenomena. Jika masalahnya adalah efektivitas organisasi, Anda bisa menggunakan Teori Manajemen Strategis. Jika masalahnya adalah perilaku masyarakat, Teori Ekologi Sosial atau Teori Tindakan Komunikatif bisa menjadi kacamata yang kuat. Teori berfungsi sebagai pemandu agar observasi lapangan Anda tidak bias dan memiliki landasan ilmiah.

3. Keterbatasan Data Awal

Pertanyaan: Seberapa jauh proposal kredibel hanya dengan data awal? Data apa yang paling krusial?

  • Jawaban: Proposal tetap bisa kredibel asalkan data awal tersebut menunjukkan urgensi (masalah nyata). Data awal yang paling krusial adalah Data Kesenjangan (Gap Analysis). Anda perlu membuktikan bahwa ada perbedaan antara kondisi ideal (teori/peraturan) dengan kenyataan di lapangan. Hasil wawancara singkat dengan 2-3 informan kunci atau observasi langsung yang didokumentasikan sudah cukup untuk membuktikan bahwa masalah tersebut "layak" diteliti.

4. Kontribusi Unik (Novelty)

Pertanyaan: Apa yang menjadi nilai tambah (novelty) dari karya Anda?

  • Jawaban: Novelty tidak selalu berarti menemukan teori baru. Nilai tambah bisa berupa:

    • Objek Baru: Meneliti lokasi atau kelompok masyarakat yang belum pernah diteliti sebelumnya.

    • Metode Baru: Menggunakan pendekatan Mixed Methods pada topik yang biasanya hanya diteliti secara Kuantitatif.

    • Sudut Pandang Baru: Menerapkan teori lama untuk membedah fenomena teknologi modern.

5. Batasan Etika

Pertanyaan: Dilema etika apa yang mungkin dihadapi dan bagaimana mitigasinya?

  • Jawaban: Dilema utama biasanya adalah Anonimitas dan Kerahasiaan. Misalnya, jika subjek memberikan informasi sensitif tentang instansinya. Mitigasinya adalah dengan memberikan Informed Consent tertulis, menyamarkan identitas subjek (menggunakan inisial), dan hanya menggunakan data untuk kepentingan akademik tanpa menyudutkan pihak manapun.

 Pertanyaan Reflektif 


1. Tantangan dan Adaptasi

  • Tantangan terbesar kami adalah menyelaraskan metode analisis dengan rumusan masalah. Kami mengatasinya dengan melakukan konsultasi tambahan dan merombak kerangka berpikir agar lebih logis.

2. Peran Teori dan Realita

  • Teori X awalnya kami anggap sangat relevan, namun data awal menunjukkan bahwa variabel lokal lebih dominan. Hal ini membuat kami menyesuaikan variabel dalam instrumen penelitian.

3. Proses Kolaborasi

  •  saya adalah di bagian penyusunan instrumen dan analisis data awal. Pelajaran terpenting adalah pentingnya komunikasi rutin untuk menjaga konsistensi antara bab latar belakang dengan metodologi.

4. Keterampilan Akademik

  • Berpikir Kritis adalah keterampilan yang paling berkembang. Saya kini lebih mampu membedakan data yang kredibel dan mampu melihat masalah secara lebih terstruktur menggunakan kacamata metodologi.

5. Potensi Dampak

  • Saya berharap penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi [sebutkan pihak terkait] dalam menangani masalah [sebutkan masalahnya], sehingga ada perubahan nyata berdasarkan data ilmiah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kedudukan Bahasa Indonesia di Dunia Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan

Analisis Artikel Jurnal sebagai Latihan Literasi Ilmiah

A21_Muhammad Abyan Almas_Tugas Terstruktur 3